ROAS Iklan Shopee Berapa yang Bagus? Ini Patokan yang Harus Kamu Tahu
Berapa ROAS iklan Shopee yang dianggap bagus? Jawaban lengkap: formula ROAS, ROAS minimum per margin, perbedaan ROAS per kategori, dan cara baca data di Shopee Ads.

Banyak seller tanya: "ROAS iklan Shopee berapa yang dianggap bagus?" Ini pertanyaan yang kelihatannya sederhana, tapi jawabannya bergantung pada margin produkmu — bukan angka universal yang sama untuk semua orang.
Artikel ini menjelaskan cara menghitung ROAS minimum untuk tokomu secara spesifik, dan target realistis yang bisa kamu kejar di Shopee Ads.
Apa Itu ROAS di Shopee Ads?
ROAS (Return on Ad Spend) adalah rasio antara pendapatan yang dihasilkan iklan dibagi biaya iklan yang dikeluarkan.
ROAS = Total Revenue dari Iklan / Total Biaya Iklan
Contoh: Revenue Rp 10 juta, biaya iklan Rp 2 juta → ROAS = 5×
ROAS 5× artinya setiap Rp 1 yang dihabiskan untuk iklan menghasilkan Rp 5 penjualan. Shopee menampilkan angka ini langsung di dashboard Shopee Ads kamu.
ROAS Berapa yang "Bagus"? — Ini Tergantung Marginmu
Tidak ada angka ROAS universal yang "bagus" untuk semua seller. Yang penting adalah Break-even ROAS — titik di mana iklan kamu impas, tidak untung tidak rugi.
Break-even ROAS = 1 / Margin Bersih (desimal)
Margin bersih 25% → Break-even ROAS = 1/0.25 = 4×Margin bersih 40% → Break-even ROAS = 1/0.4 = 2.5×
Margin bersih 15% → Break-even ROAS = 1/0.15 = 6.7×
Target ROAS yang sehat = 1.5× dari break-even ROAS kamu, untuk memastikan tetap profit setelah semua biaya operasional.
ROAS Rata-Rata per Kategori Produk di Shopee
Sebagai referensi, ini range ROAS yang umum di berbagai kategori (data dari pengalaman seller aktif):
- Fashion / Pakaian: ROAS 3–8× (margin tinggi, kompetisi tinggi)
- Elektronik: ROAS 8–20× (margin rendah 5–12%, butuh ROAS tinggi)
- Kecantikan / Skincare: ROAS 5–15× (margin sedang, tapi kompetisi sangat tinggi)
- Makanan & Minuman: ROAS 3–7× (margin bervariasi tergantung produk)
- Perlengkapan Rumah: ROAS 4–10×
Angka ini hanya referensi — kondisi tokomu bisa berbeda signifikan tergantung kualitas produk, foto, dan optimasi listing.
Kenapa ROAS Saya Rendah? Ini Kemungkinan Penyebabnya
- Keyword terlalu broad — kamu membayar untuk klik yang tidak relevan
- CTR produk rendah karena foto kurang kompetitif
- Halaman produk tidak mengkonversi — deskripsi kurang lengkap, harga tidak kompetitif
- Bid terlalu tinggi di keyword kompetitif dengan margin tipis
- Tidak ada negative keyword — iklan tampil untuk pencarian tidak relevan
Cara Meningkatkan ROAS Iklan Shopee
- Hitung break-even ROAS dulu — jangan kejar angka ROAS orang lain yang kondisi bisnisnya berbeda
- Prioritaskan keyword long-tail yang lebih spesifik dan CPC-nya lebih rendah
- Optimalkan foto dan deskripsi produk sebelum scale budget iklan
- Matikan keyword yang sudah jalan 7+ hari tapi ROAS di bawah break-even
- Fokus budget di produk yang sudah terbukti convert secara organik
Kesimpulan
ROAS iklan Shopee yang "bagus" adalah ROAS di atas break-even ROAS tokomu — bukan angka tertentu yang sama untuk semua orang. Hitung marginmu terlebih dahulu, tetapkan target ROAS, dan optimalkan secara bertahap.
Jika iklanmu terus di bawah break-even dan kamu tidak bisa identifikasi akar masalahnya, program coaching iklan Shopee 1-on-1 dari Sellora bisa membantu audit strategi iklanmu secara personal.
ROAS Iklan Kamu Masih Jelek?
Sellora audit strategi iklan dan struktur toko kamu — gratis, tanpa komitmen.
Audit Iklan Gratis via WhatsAppButuh bantuan mengoptimasi toko Shopee-mu?
Sellora siap mendampingi kamu dari nol sampai bisa jalan sendiri. Konsultasi gratis!
Konsultasi Gratis via WhatsApp